1. dalam taat, susah itu bisa dinikmati | dalam taat, bahagia itu hari-hari
2. namun dalam maksiat, nikmat itu tak terasa | dalam maksiat, hari-hari itu sengsara
3. rumah tangga atas dasar selain karena Allah, itu sungguh melelahkan | disibukkan oleh perbedaan yang seolah tak pernah ada penyelesaian
4. sebelum pernikahan semua terlihat sempurna, semua terlihat wajar | semuanya berubah setelah akad, tiba-tiba semua berebut merasa benar
5. itu rumah tangga tanpa visi, rumah tangga yang bukan Allah dituju | aku selalu benar, dan semua salah itu bukan aku, semua salah itu kamu
6. namun bila rumah tangga karena Allah, Allah yang menyatukan mereka | saat susah ditertawakan berdua, bila nikmat disyukuri bersama-sama
7. sang istri ingin memudahkan suaminya | sementara suami ingin memanjakan istrinya
8. apa syaratnya disatukan Allah? ketaatan itulah kuncinya | menjauh dari maksiat, dosa, dan apapun yang dilarang oleh-Nya
9. saat itulah "cinta karena Allah" bukan lagi teori di lidah | tapi sudah merasuk dalam jiwa, mengalir di tiap pembuluh darah
10. semua "cinta karena Allah" | tiada lagi yang lebih indah